Benarkah Roulette Berasal dari Cina Menelusuri Jejak Kuno Sang Roda Berputar

  • Created Feb 10 2026
  • / 1 Read

Benarkah Roulette Berasal dari Cina Menelusuri Jejak Kuno Sang Roda Berputar

Pernah nggak sih kamu lagi asik ngeliatin roda Roulette muter, terus tiba-tiba kepikiran: "Eh, ini permainan sebenernya siapa sih yang nemuin pertama kali?" Kalau jawaban paling umum yang sering kita denger adalah Blaise Pascal dari Perancis, ternyata ada teori konspirasi sejarah yang nggak kalah seru. Beberapa sejarawan dan pecinta trivia mengklaim kalau akar dari Roulette sebenarnya berasal dari Cina daratan. Katanya, para biarawan Cina kuno punya permainan papan yang menggunakan roda dengan simbol binatang, yang kemudian dibawa oleh pedagang atau misionaris ke Eropa.

Teori ini emang masih jadi perdebatan panas di kalangan sejarawan, tapi nggak bisa dipungkiri kalau elemen "roda nasib" sudah ada di budaya Timur jauh sebelum Pascal bereksperimen dengan mesin gerak abadinya. Menelusuri sejarah Roulette itu kayak nyusun puzzle yang potongannya kesebar di berbagai benua. Kalau kamu tipe orang yang suka menganalisa sejarah atau pola angka sebelum mulai bermain, kamu mungkin bakal betah eksplorasi di platform m88 com mobile yang nyediain berbagai macam permainan angka dengan teknologi paling update. Mari kita bedah lebih dalam, apakah benar si roda keberuntungan ini punya paspor dari negeri tirai bambu?

Menelusuri Akar Budaya Dan Teori Migrasi Permainan Roda Di Seluruh Dunia

1. Legenda Biarawan Cina dan Roda Binatang

Teori yang paling populer menyebutkan kalau di Cina kuno ada sebuah permainan yang menggunakan roda batu atau kayu. Roda ini punya 37 simbol binatang yang berbeda, bukan angka 1 sampai 36 seperti yang kita lihat sekarang. Konon, para biarawan menggunakan roda ini sebagai alat ramalan sekaligus hiburan ringan. Ketika para misionaris Jesuit berkunjung ke Cina, mereka terpesona sama mekanismenya dan membawa konsep ini pulang ke Eropa. Meskipun nggak ada bukti fisik berupa roda kayu dari zaman itu, kemiripan jumlah simbol (37) dengan jumlah slot Roulette Eropa (37) bikin teori ini susah buat diabaikan begitu saja.

2. Hubungan dengan Permainan Biribi dari Italia

Kalau emang bener dari Cina, kemungkinan besar permainan ini nggak langsung jadi Roulette. Dia mampir dulu di Italia dalam bentuk permainan bernama Biribi. Biribi adalah permainan tebak angka di atas papan 1-70 yang sangat populer di abad ke-17. Menariknya, Biribi sering dimainkan dengan cara mengambil angka dari kantong atau memutar alat sederhana. Banyak yang percaya kalau konsep "papan taruhan" Roulette yang kita kenal sekarang adalah adaptasi langsung dari Biribi, sedangkan "rodanya" adalah hasil modifikasi dari teknologi Cina yang dibawa oleh para pedagang.

3. Modifikasi Blaise Pascal yang Mengubah Segalanya

Nah, di sinilah peran Perancis masuk. Meskipun idenya mungkin sudah ada, Blaise Pascal adalah orang yang memberikan "nyawa" teknis pada roda tersebut. Saat dia mencoba menciptakan mesin gerak abadi, dia nggak sengaja menciptakan roda dengan tingkat gesekan yang sangat rendah. Tanpa teknologi roda Pascal, permainan dari Cina atau Italia itu mungkin bakal kerasa kasar dan nggak seimbang. Pascal mengubah konsep roda kuno menjadi alat presisi tinggi yang bisa berputar dalam waktu lama, memberikan sensasi tegang yang maksimal bagi para pemainnya.

4. Perjalanan Melalui Jalur Sutra

Sejarah mencatat kalau Jalur Sutra bukan cuma jalur perdagangan kain dan rempah, tapi juga jalur pertukaran budaya dan permainan. Banyak permainan papan yang kita kenal sekarang (seperti catur) punya akar dari Timur. Jadi, sangat masuk akal kalau konsep "permainan roda berputar" juga bermigrasi melalui jalur ini. Para pedagang yang butuh hiburan saat istirahat di karavan sering membawa alat permainan portabel, yang seiring berjalannya waktu terus dimodifikasi oleh orang-orang yang mereka temui di sepanjang perjalanan menuju Eropa.

5. Adaptasi Simbol Menjadi Angka

Salah satu perubahan paling besar kalau teori Cina ini benar adalah perubahan dari simbol binatang menjadi angka. Di Eropa abad pencerahan, angka dianggap lebih universal dan mudah dihitung probabilitasnya dibanding simbol mistis. Ini adalah langkah besar yang bikin Roulette nggak lagi dianggap sebagai alat ramalan, tapi murni sebagai permainan logika dan keberuntungan. Perubahan ini juga yang bikin Roulette akhirnya bisa masuk ke salon-salon elit di Paris tanpa dianggap sebagai praktik klenik.

6. Mengapa Teori Cina Tetap Bertahan?

Alasan kenapa banyak orang masih percaya Roulette dari Cina adalah karena rasa ingin tahu manusia akan misteri. Ada semacam kebanggaan tersendiri saat tahu kalau permainan modern yang glamor ini punya sejarah ribuan tahun dari peradaban kuno. Meskipun secara resmi Roulette adalah produk Perancis, pengaruh budaya Timur dalam mekanismenya tetep jadi bahan obrolan yang asik di meja-meja kasino seluruh dunia.

Kesimpulan

Jadi, apakah Roulette benar-benar dari Cina? Jawabannya mungkin adalah "setengah benar". Bisa jadi inspirasi awalnya datang dari Timur, tapi bentuk, aturan, dan teknologinya disempurnakan di Barat. Kemitraan nggak sengaja antara biarawan Cina dan ilmuwan Perancis inilah yang melahirkan salah satu permainan paling ikonik dalam sejarah manusia. Roulette adalah bukti kalau ide hebat bisa datang dari mana saja dan melintasi batas negara. Apapun asalnya, roda ini tetap memberikan adrenalin yang sama bagi siapa saja yang berani menebak di mana bola akan berhenti.

Tags :